Jumat, 14 Januari 2011

4 astronom indonesia jadi nama asteroid

foto 
International Astronomical Union menyematkan empat nama astronom dari Indonesia pada empat buah asteroid. Keempat nama itu diambil dari para mantan Direktur Observatorium Bosscha, Lembang, Bandung, Jawa Barat. "Penamaan asteroid ini baru sekarang memakai nama orang Indonesia," kata Direktur Observatorium Bosscha Hakim L Malasan saat dihubungi Tempo, Kamis (13/1).

International Astronomical Union pada November tahun lalu mengumumkan 64 nama baru bagi asteroid, empat diantaranya bernama orang Indonesia. Sebelumnya, asteroid itu hanya diberi angka saja. Empat asteroid tersebut ditemukan peneropong langit C. J. van Houten and I. van Houten-Groeneveld pada 16 Oktober 1977.

Asteroid bernomor (12176) Hidayat = 3468 T-3, mengambil nama Bambang Hidayat, 76 tahun, mantan Direktur Observatorium Bosscha pada 1968-1999. Ia juga mantan Wakil Presiden International Astronomical Union 1994-2000. Asteroid (12177) Raharto = 4074 T-3, berasal dari nama astronom Moedji Raharto, 56 tahun, bekas Direktur Observatorium Bosscha selama 2000-2003.

Adapun (12178) Dhani = 4304 T-3, berasal dari Dhani Herdiwijaya, 47 tahun, mantan Direktur Observatorium Bosscha periode 2004-2005. Sedangkan nama Direktur Observatorium Bosscha 2006-2009 Taufik Hidayat disematkan untuk asteroid (12179) Taufiq = 5030 T-3.

Menurut Malasan, lembaga astronomi dunia itu berwenang memberikan nama asteroid tidak hanya dari nama penemunya saja, tapi juga bagi astronom lain. Bagi Observatorium Bosscha, penyematan nama itu membanggakan karena penghargaan itu sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap keberadaan dan upaya Bosscha dalam dunia pengamatan langit, khususnya langit selatan.

“Reputasi Bosscha di internasional diakui dan dikenal. Ini juga menjadi dorongan untuk kaum muda hunting asteroid,” ujarnya. Diperkirakan, besaran keempat asteroid yang dinamai astronom Indonesia itu, kata Malasan, rata-rata berukuran 1-1,5 kilometer.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika LAPAN Thomas Djamaluddin mengatakan, asteroid yang saat ini lebih dikenal sebagai planet minor banyak terdapat di antara planet Mars dan Jupiter. Namun banyak juga yang mengorbit dekat bumi.

Menurut Djamaluddin, Bosscha tercatat sebagai observatorium pertama di dunia untuk peneropongan langit selatan. Kebanyakan selama ini observatorium berada di bagian utara. "Di selatan relatif sedikit karena daratannya lebih kecil dari lautan," katanya.

Kamis, 13 Januari 2011

bahaya di balik keindahan bom fosfor

Bom Fosfor atau nama kerennya sering di sebut WP (WP = White Phosphorus) atau lebih keren lagi disebut Willy Pete.
Tujuan utama penggunaan WP ini adalah sebagai tanda bagi pasukan dimalam hari dan untuk tujuan pembakaran atau bom. Penggunaannya memang boleh didalam perang tetapi menjadi terlarang jika digunakan di kawasan penduduk atau daerah yang banyak penduduk sipil.
Penggunaan WP sudah dilakukan sejak Perang Dunia I –baca SEJARAH PENGGUNAAN FOSFOR PUTIH- WP yang banyak digunakan dalam militer adalah pyrophoric material yang bersifat mudah terbakar secara spontan, dan sangat aktif mudah bereaksi dengan oksigen.
Saat bersentuhan dengan udara terbuka WP akan menyala dan beroksidasi menjadi phosphorus pentoxide. Panas yang dihasilkan akibat reaksi ini meledak menjadi nyala api kuning dan menghasilkan asap putih yang tebal.
MENGENAI WP
Fosfor merupakan sebuah unsur berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu “phosphoros “.
Ditemukan pada tahun 1669, ada dalam bentuk allotropic berwarna : putih (atau kuning), merah, dan hitam (atau violet). Biasanya fosfor dijumpai dalam bentuk lilin putih yang padat, dalam bentuk aslinya fosfor tidak berwarna dan transparant.
Fosfor tidak pernah ditemukan secara bebas dialam. Fosfor biasanya terkandung dengan kombinasi mineral. Sumber dari WP ini adalah batu fosfor yang banyak ditemukan di Rusia, Maroko, Florida, Utah, Idaho, Tennessee.
AKIBATNYA BAGI MANUSIA
WP jika mengenai manusia menyebakan luka bakar yang dalam dan menyakitkan luka bakar yang dihasilkan bisa sampai menembus tulang.
Ciri-ciri luka bakar yang dihasilkan tampak pada bagian necrotic dengan warna kekuning-kuningan dan bau seperti bawang putih. Banyak yang meyakini bahwa luka bakar akibat WP ini memakan waktu lama untuk disembuhkan.
Sifatnya yang terbakar karena bersentuhan dengan udara terbuka, membuat terbakarnya kulit menjadi lama karena selama WP masih kontak dengan udara dia akan terus terbakar sampai materialnya benar-benar habis terbakar.
Beberapa Fakta tentang Bom Fosfor/WP :
- Fosfor putih bisa mengakibatkan layar asap kimia yg dpt membakar kulit hingga ke tulang
- Bahan kimia ini bereaksi cepat ketika terpapar oksigen dengan memercik dlm api jingga tua
- Dalam perang, materi ini sering digunakan sebagai layar asap penghalau pandangan, namun dapat juga digunakan sebagai pembakar yg mengakibatkan luka fatal
- Luka bakar akibat fosfor selalu pada stadium dua atau tiga karena partikel tersebut ttp tidak berhenti terbakar dan menyala meski telah kontak dengan kulit, hingga benar-benar habis. Itu kadang tidak disadari hingga akhirnya luka telah mencapai tulan.
Keindahan Bom fosfor
Bom Fosfor
Bom Fosfor
Bom Fosfor
Tapi dibalik keindahan itu, ada akibat tersangat burukny. Nih Hasil keganasannya…

Hati hati ya kalau maen fosfor… Kata emak Bahaya…!!

Rabu, 12 Januari 2011

Kisah Seorang Buruh Pabrik Menjadi Salah Satu Wanita Terkaya di Dunia

Untuk menjadi kaya ada 3 cara yang bisa digunakan, dan Anda bisa pilih salah satunya, pertama Anda terlahir dari keluarga kaya sehingga secara otomatis Anda menjadi orang kaya, atau bila tidak pilihlah cara kedua yaitu nikahi orang kaya hingga Anda bisa ikut jadi kaya, tapi cara kedua ini biasanya membutuhkan modal wajah cantik dan ganteng, lalu bila kedua cara tersebut tak bisa dan bukan takdir Anda maka pakailah cara terakhir atau cara ketiga yaitu bekerja keras dibarengi berpikir cerdas, karena bekerja keras saja tidaklah cukup.

Zhang Xin saat bertemu dengan bos Microsoft Bill gates



Cara ketiga inilah yang ditempuh oleh Zhang Xin wanita yang kini menjadi salah satu wanita terkaya di dunia asal Cina, siapa sangka seorang Zhang Xin yang dulunya hanya seorang biasa-biasa tapi kini menjadi orang yang luar biasa, bagaimana kisah selengkapnya mari kita simak bersama ceritanya yang dikutip ruanghati.com dari Vivanews berikut ini.

Namanya begitu populer di China. Namun siapa sangka, ratu properti ini masa kecilnya penuh dengan kesengsaraan. Zhang Xin, sang ratu properti, menghabiskan masa kecilnya di lantai lima, rumah susun di pinggiran Beijing. Makan nasi ransum dengan mangkuk besi bersama anak-anak pekerja keras China yang lain.

Saat remaja, ia sempat menjadi buruh pabrik di Hong Kong. Bekerja 12 jam dengan shift. Saat kerja inilah, sedikit demi sedit, Zhang bisa mengumpulkan uang. Pada usia 20, Zhang telah memiliki uang cukup, dan memutuskan hijrah ke Inggris. Dia mendapatkan bea siswa di Sussex. Kemudian, dia melanjutkan di Cambridge untuk menyelesaikan gelar master.

Kini, dua dekade setelah dia bekerja keras, Zhang bisa menatap dari lantai atas salah satu bangunan paling bergaya dan bergengsi di Beijing. Itulah bangunan miliknya, yang dibangun dari keringatnya sendiri. Zhang pun menjadi salah satu wanita terkaya dunia.
Baru-baru ini majalah Forbes menurunkan profil 10 perempuan miliarder dunia yang kekayaannya dari keringat sendiri. Bukan warisan maupun hibah. Salah satunya Zhang, yang memiliki kekayaan US$2 miliar atau sekitar Rp18 triliun.



Zhang Xin memulai kesuksesan dari nol, Anda pun bisa seperti dia

Di bawah bendera SOHO, Zhang berhasil membangun kerajaan bisnis properti bersama suaminya. Dia berhasil mengubah cakrawala dari rumah beton kotor yang ia tinggali hingga 1970, menjadi gedung yang indah dan futuristik. “Pembangunan ini bertahap dan begitu lama,” kata dia kepada The Sunday Telegraph.

“Saya teringat ketika kami sedang berjuang membayar gaji dan tagihan. Bagaimana pun perusahaan harus terus bergerak meskipun dengan utang. Dengan kontrol biaya yang ketat, kami pun secara bertahap bisa mendapat keuntungan.” Meski telah sukses, dia tidak mau memamerkan kekayaannya. Penampilannya sangat sederhana. Bila menggunakan make up, tidak begitu kentara. Begitu juga dengan perhiasan, juga tidak berlebih.

Ditanya mobil apa yang dia pakai, dia ragu-ragu. Namun akhirnya menjawab. “Oh, itu Lexus. Saya tidak tahu modelnya.” Bahkan dengan triliunan rupiah kekayaan yang ia punya, Zhang tetap mempertahankan sikap hemat. Bila menggunakan pesawat, dia akan menolak menggunakan kelas satu. Padahal bagi dia, sangat mudah terbang ke mana pun dengan tiket paling mahal sekali pun.

“Ini bukan soal keterjangkauan, ini tentang hati nurani,” katanya. “Kelas bisnis ini sudah cukup nyaman.” Zhang yang sekarang berusia 45, lahir di China. Tumbuh dewasa selama paruh kedua dari Revolusi Kebudayaan (1966-1976). Dia merupakan putri generasi ketiga imigran Tionghoa yang pindah ke Burma dan kembali lagi ke Beijing pada 1950. Keluarga ini tinggal di sebuah bangunan utilitarian. Ibunya bekerja sebagai penerjemah resmi membantu menyebarluaskan pernyataan Deng Xiaoping dan Zhou Enlai. Saat sekolah, setiap siang Zhang pulang untuk makan nasi ransum dari kantin gedung itu.

“Hanya ada tiga jenis makanan, semua cukup buruk,” kenang dia. “Kami masing-masing memegang mangkuk nasi dan dibawa ke kantin. Petugas membagikan makanan dari wadah yang sangat besar,” kata dia sambil menunjuk foto pekerja konstruksi yang sedang mengantre makan di salah satu proyek bangunannya. “Rasanya seperti itu, hanya jauh lebih buruk.”

Saat itu, Zhang mengatakan, Beijing adalah kota muram. “Bangunan-bangunan itu kelabu, semua orang berpakaian abu-abu. Kami tidak pernah melihat langit. Tidak ada gagasan dari langit biru untuk sebuah kemakmuran,” katanya. “Semua orang berpakaian sama, makan sama, perbedaan antara satu orang dengan lain sangat kecil. Mungkin sama seperti perbedaan satu rambut dengan rambut lain di kepala Anda,” ujar Zhang.

Bekerja sebagai buruh pabrik di Hong Kong baginya tidak jauh lebih baik. “Itu mengerikan,” katanya. Setelah “melarikan diri” ke Inggris, pintu Zhang mulai terbuka. Dengan gelar master ekonomi pembangunan di tangannya, ia mendapat pekerjaan pertamanya di Goldman Sachs.

Pada 1994 ia kembali ke China, tergoda seperti ekspatriat lainnya yang terpikat oleh tawaran zona ekonomi khusus dan reformasi ekonomi. Seorang teman menyarankan Zhang memulai bisnis properti. Pan Shiyi namanya. Dia yang datang dari keluarga lebih miskin dari Zhang, memandang masa depan bisnis properti sangat bagus.

Empat hari kemudian, Pan mengusulkan semua ide kepada perempuan itu. Lalu mereka mendirikan SOHO. Bersama Pan yang kemudian menjadi suaminya, Zhang memulai bisnisnya pada 2007. Perusahaan ini sempat kolaps dengan utang US$1,65 miliar, namun kemudian sedikit demi sedikit utangnya bisa direstrukturisasi.


Apa agan2 smua ngak mau kalah dengan wanita satu ini.......wanita memulai karierny dr nol dan malahan dri orng yg biasa2 yg ngak pnya apa2..dengan kerja keras dan tekun wanita ini sukses gan....skrg agan2 bisa liat wanita ini sukses dan mnjdi orng yg trkaya didunia....skrg liat gan

di butuhkan relawan berani mati ke mars

Planet Mars diproyeksi menjadi koloni manusia. Kelak, saat Bumi makin rusak dan tak bisa lagi dihuni. Untuk mewujudkan rencana itu, diperlukan sukarelawan yang berani menjadi perinti pertama di planet merah.
Perjalanan dari Bumi ke Mars diperkirakan hanya makan waktu 10 bulan, namun tak ada kesempatan untuk pulang.

Tak hanya menghadapi lingkungan Mars yang tak menentu, tanpa oksigen, tanpa air, sukarelawan juga harus siap menghadapi kondisi keterasingan, jauh dari Bumi dan manusia lainnya. Sebuah kondisi yang belum pernah dihadapi sebelumnya dalam sejarah manusia.

Adakah orang yang nekat mengajukan diri untuk misi ke Mars? Ternyata ada.

Edisi khusus Journal Cosmology menjelaskan secara detil berapa dana yang dibutuhkan untuk sekali jalan ke Mars sekitar 20 tahun mendatang. Sebanyak 400 pembaca menawarkan diri menjadi sukarelawan.

Editor jurnal, Lana Tao mengaku terkejut dengan respon para pembaca. "E-mail yang berisi keinginan menjadi sukarelawan sangat mengejutkan. Awalnya kami mengira ini hanya gurauan, namun setelah menerima banyak surat elektronik yang dilengkapi kualifikasi personal, dan alasan mereka bergabung. Kami sadar, mereka serius," kata dia, seperti dimuat situs FoxNews.com.

Apa yang membuat orang-orang ini mau jadi sukarelawan ke Mars? "Aku punya keinginan untuk menjelajahi alam semesta sejak kecil, dan tahu persis seperti apa kerja roket," kata salah satu sukarelawan, Peter Greaves kepada FoxNews.com. Greaves adalah ayah dari tiga anak.

Greaves menambahkan, "Aku membayangkan kehidupan di Mars akan sangat menakjubkan, menakutkan, sepi, sempit, dan sibuk."

"Tak seperti di Bumi, aku tak bisa lagi duduk di tepi sungai, memandang takjub pemandangan alam, memeluk teman-temanku, menarik nafas dalam di udara yang segar. Tapi pengalamanku akan sangat berbeda dari 6 atau 7 miliar orang di Bumi...ini sepadan dengan apa yang kutinggalkan."

Juga ada di dalam daftar, programer komputer berusia 69 tahun, mahasiswa asal Texas, perawat berusia 45 tahun, pendeta Paul Gregersen, dan pastor Clarno Zion United Methodist Church.

Mereka menyatakan diri siap meninggalkan Bumi secara permanen.

"Sejalan dengan makin membludaknya manusia, satu-satunya hal yang masuk akal adalah mengeksplorasi kemungkinan manusia tinggal di tempat lain di alam semesta," kata pendeta Paul Gregersen.

"Aku punya firasat, masalah spiritual akan muncul di antara para kru. Para penjelajah awal di Bumi juga selalu membawa ulama."

Namun, psikolog yang bekerja untuk Badan Antariksa AS, NASA memperingatkan tak hanya persoalan spiritual yang akan dihadapi para perintis di Mars.

"Ini akan menjadi periode panjang keterisolasian dan kurungan," kata Albert Horrison yang telah mempelajari psikologis astronot sejak tahun 1970.

Ditegaskan dia, kehidupan di Mars tak akan seromantis yang dibayangkan. "Setelah suka cita peluncuran roket, dan sensasi menginjakkan kaki di Mars, akan sangat sulit untuk menghindari depresi. Semua hubungan dengan keluarga, teman, dan segala sesuatu yang akrab, terputus."

Setiap hari, tambah dia, akan berjalan membosankan. Meski dipersiapkan dan dibekali dengan baik dari Bumi, para kru tentu saja akan menghadapi permasalahan tak terduga, yang mungkin tak bisa diatasi. "Satu per satu kru akan tua, sakit, lalu mati."

Horrison mengingatkan, harus ada dukungan publik dan juga politik dalam misi ini. Jika tidak, misi ini hanya akan berakhir dengan kematian.

Tak cukup modal nekat

Siap mental dan berani mengajukan diri sebagai sukarelawan tentu saja merupakan hal yang baik. Namun, tak cukup modal nekat. Juru Bicara NASA, James Hartsfield merujuk pada syarat pengajuan aplikasi astronot yang diposting agen antariksa itu -- meski belum tentu NASA membiayai proyek ke Mars.

Untuk saat ini, persyaratan menjadi astronot adalah: punya gelar sarjana sains, teknik, atau matematika, punya pengalaman profesional.

Para astronot NASA juga harus menjalani 4 sampai 5 tahun pelatihan sebelum terlibat dalam misi luar angkasa. Pelatihan ini termasuk tes fisik yang intensif.

Para calon astronot juga harus mengikuti pelatihan pertahanan air militer sebelum memulai silabus terbang.

fenomena orang tersesat di jalanan melingkar

Mitos menyebutkan jika orang tersesat maka akan berputar-putar dan kembali ke tempat di mana ia memulai perjalanannya. Penelitian dilakukan untuk mempelajari apa yang sebenarnya terjadi, jika seseorang mencoba berjalan tanpa adanya petunjuk arah tujuan.


http://www.cartoonstock.com/newscartoons/cartoonists/tcr/lowres/tcrn212l.jpg

Peneliti melakukan studi dengan menggunakan GPS untuk melacak para relawan yang melakukan perjalanan di padang pasir Sahara yang berada di Tunisia, dan hutan Bienwald di Jerman.

Mereka menemukan para peserta hanya dapat melakukan perjalanan dengan lurus ketika matahari atau bulan terlihat. Saat matahari dan bulan tidak terlihat, atau apabila hanya tertutup awan maka pejalan ini tanpa sadar bergerak mengitar.

Dr Jan Souman, dari Max Planck Insitute di Tubingen, Jerman, yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan mitos tentang seseorang yang berjalan dalam sebuah lingkaran ketika tersesat adalah benar.

Tanpa Petunjuk, Kita Tidak Dapat Berjalan Lurus

“Orang-orang tidak dapat berjalan dalam garis lurus apabila mereka tidak memiliki petunjuk yang jelas, seperti sebuah menara atau gunung di kejauhan atau matahari maupun bulan, dan seringnya akan berakhir berjalan melingkar,” katanya.

Penelitian ini yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology, menunjukan semua relawan yang ikut dengan mata tertutup juga mengalami hal yang sama.

Salah satu alasan utama yang paling memungkinkan adalah apabila salah satu kaki dari mereka lebih panjang ataupun lebih kuat, yang meningkatkan ketidakpastian untuk berjalan lurus, ujar peneliti.

“Sebuah kesalahan acak di berbagai tanda indrawi yang menyediakan informasi mengenai arah berjalan bertambah setiap saat, membuat apa yang seseorang fikirkan mengenai berjalan lurus menjadi kabur dan menjauh dari pandangan arah lurus sebenarnya,” jelas Dr Souman.

warna bisa kendalikan nafsu makan

agan setuju gag kalo warna itu sangat berpengaruh terhadap kondisi seseorang?! bahkan, menurut apa yang ane baca, warna juga berpengaruh terhadap kesehatan, misalnya aja warna biru, warna ini adalah warna penenang, yang dapat menghilangkan hati berdebar-debar serta menghilangkan peradangan. Warna biru juga bisa ngobatin insomnia a.k.a sulit tidur lho gan.

nah, tapi yang mau ane bahas sekarang tentang pengaruh warna yang bisa dijadikan pengendali nafsu makan. Bagaimana bisa??
jadi gini gan, keinginan agan buat makan bisa aja dipengaruhi oleh warna yang ada di pandangan mata agan. Warna-warna terang seperti kuning, merah, atau oranye dapat merangsang nafsu makan. Sebaliknya gan, warna hijau, biru, abu-abu, dan coklat cenderung membuat nafsu makan berkurang.

Mau diuji?? agan bisa kok mengujinya. Coba deh, pergi ke ruang makan dengan taplak meja berwarna merah terang atau oranye cerah. Pasti ada kecenderungan agan akan makan lebih banyak. Seperti yang tadi ane bilang gan, warna2 cerah gitu bisa menggenjot nafsu makan agan.

Karena itu, buat agan yang lagi menjalani program diet ( ) dapat memilih warna-warna putih atau pastel tua untuk taplak atau lap di meja makan rumah agan. buat sista-sista juga boleh dicoba nih sis

Perhatikan pula warna dan corak peralatan makan agan. Sebaiknya hindari piring yang memiliki corak bunga atau corak lain yang lebih cerah agar makanan yang agan tuang tidak terlalu berlebihan.

Supaya makanan juga porsinya minimal, coba agan pake piring kecil yang berwarna coklat tua, biru tua, abu-abu atau hitam. Dengan begitu, makanan seolah-olah tampak lebih penuh.

bumerang bagi tifatul sembiring



12948126461801370926
Pasti bukan sedang menikmati pornografi via BlackBerry (gambar: VIVAnews.com)
Pada mulanya Menkominfo Tifatul Sembiring memberi ultimatum menuntut RIM si pemilik (layanan) BlackBerry untuk memasang filter blokir konten pornografi.
Ketika kemudian datang bertubi-tubi kritik datang kepadanya tentang itu, menyusul kemudian enam tuntutan lainnya. Dengan argumen, katanya, sebenarnya tuntutan untuk memasang filter blokir pornografi itu bukan utama, melainkan yang enam itu. Isu nasionalisme pun dibawa-bawa untuk melawan para pengritiknya.
Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia, Heru Sutadi ikut memperkuat pernyataan bosnya. Dia mengatakan bahwa ultimatum tentang sensor pornografi tersebut bukan misi utama.
“Soal blokir pornografi bukanlah tujuan utama, meski hal ini juga bermanfaat agar konten yang mencerdaskan yang dikonsumsi pengguna internet melalui BlackBerry,” jelasnya (detik.com 09/01/2011).
Pertanyaannya: Kok bisa yang lebih utama, malah menyusul kemudian?
Setelah hujan kritik belum juga reda, bahkan semakin banyak, menyusul satu tuntutan tambahan lagi. Yakni RIM harus memasang pusat datanya di Indonesia, dengan alasan supaya memudahkan aparat berwenang menyadap informasi dalam rangka penegakan hukum, dan untuk menghemat bandwidth internet internasional.
Masih belum cukup, yang terbaru menyusul lagi: Kata Sang Menteri lewat akun Twitter-nya bahwa selama ini RIM menangguk keuntungan bersih Rp. 189 miliar/bulan, atau Rp. 2,268 triliun/tahun tanpa membayar pajak sepeserpun kepada pemerintah RI.
Barangkali akan ada lagi tuntutan baru susulan?
Pertanyaan saya, dari semua tuntutan yang dikemukakan tersebut, apakah pemerintah khususnya Menkominfo Tifatul Sembiring baru sadar sekarang bahwa semua itu belum (sepenuhnya) dipenuhi oleh RIM?
Karena, kenapa setelah sekian tahun berlalu tuntutan tersebut baru muncul sekarang? Setelah pemakai BlackBerry sudah mencapai 3 jutaan? Kenapa tidak dari awal mengantisipasinya supaya tidak telanjur dipakai sedemikian banyak baru bertindak? Supaya kalau benar-benar BlackBerry mau diboikot tidak timbul “korban” sedemikian banyaknya?
Kenapa benar-benar serius, kenapa tidak mau mencontoh Tiongkok?
BlackBerry di sana sudah mau masuk sejak 2006, tetapi oleh pemerintah RRT diberi persyaratan-persyaratan berat terlebih dahulu, termasuk pemblokiran pornografi dan hal-hal yang berkaitan dengan apa yang mereka anggap sensitif bagi pemerintahnya.
Setelah lewat perundingan yang alot dan cukup lama, baru tahun 2008 RIM dengan BlackBerry-nya bisa beroperasi di Tiongkok. Pemerintah RRT melakukan langkah preventif dan berhasil mengontrol penggunaan BlackBerry di sana.
Setelah tidak mencontoh RRT melakukan tindakan preventif seperti itu, apakah sekarang Indonesia mau meniru RRT ntuk melakukan kontrol seperti itu bagi pengguna BlackBerry?
Bukankah fenomena asing menguras kekayaan negara ini, bukan hanya seperti yang dikemukakan Tifatul tentang RIM dengan BlackBerry-nya, tetapi sangat banyak sudah, sedang, dan masih terus terjadi, seperti Freeport, dan lain-lain? Kok tidak belajar dari pengalaman? Telmi, atau bagiamana?
Lepas dari semua itu, toh, ternyata argumen-argumen ultimatum kepada RIM yang dikemukakan Tifatul dengan Kementerian Kominfo-nya masih masih dapat diperdebatkan.
Bahkan pernyataan Tifatul tentang RIM yang tidak bayar pajak, ternyata bisa dianggap sebagai suatu tindakan pelanggaran hukum khusus rahasia perpajakan. Apalagi soal pajak ini bukan kompetensi Menkominfo.
Ketika diminta konfirmasinya, Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Pajak M. Iqbal Alamsyah mengatakan bahwa dia tidak boleh memberi informasi apakah RIM membayar pajak ataukah tidak selama ini. Karena menyangkut rahasia jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 34 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
Dalam pasal tersebut diatur bahwa pejabat, maupun tenaga ahli dilarang memberitahukan data-data tentang Wajib Pajak kepada pihak lain, kecuali untuk kepentingan pengadilan dan ada izin dari Menteri Keuangan.
Iqbal justru balik bertanya darimana Tifatul mendapatan data bahwa RIM sudah membayar pajak atau belum.
“Karena yang memberi keterangan beliau, silakan bertanya darimana Pak Tifatul mendapatkan data itu. Saya tidak mempunyai kapasitas menjawab, karena itu kerahasiaan,” katanya (VIVAnews.com, 11/01/2011).
Berkaitan dengan hal ini pula, banyak memberi pendapat bahwa apa yang dikemukakan oleh Tifatul tersebut juga tidak sepenuhnya benar. Karena RIM bermitra dengan enam operator di Indonesia, sebelum mereka membayar fee kepada RIM, apakah mungkin mereka tidak melakukan pemotongan pajak seperti Pph Pasal 20 terlebih dahulu?
Demikian juga dengan penjualan ponsel BlackBerry-nya. Bukankah perusahaan mitra juga mengimpornya secara legal, dan bayar pajak juga? Apakah biaya pajak itu tidak mereka memperhitungkan dengan RIM?
Meklanisme yang jelas bagiamana? Seharusnya ini dijelaskan oleh pejabat yang berkompeten di bidang pajak, bukan Menkominfo.
Sekretaris Jenderal Masyarakat Telematka (Mastel) Indonesia, Mas Wigrantoro Setyadi mengatakan, seharusnya pemerintah memperjelas dulu posisi RIM di Indonesia. Apakah sebagai operator, atau bukan.
Sebab, bila RIM harus memenuhi kewajiban-kewajiban yang dibebankan oleh operator, seperti membayar BHP frekuensi, membayar pajak, merekrut orang lokal, semestinya RIM pun selama ini harus memiliki izin operasi seperti layaknya operator.
Oleh karena itu, posisi RIM pun harus dipertegas, apakah ia sebagai penyedia layanan internet (ISP), ataukah sekadar vendor ponsel seperti halnya Nokia, atau juga penyedia layanan value added service seperti Google atau Yahoo.
Bila posisinya sudah jelas, perusahaan-perusahan lain yang sejenis, kata Waswig, juga harus diterapkan aturan yang sama. “Sebuah regulasi harus diterapkan secara adil,” tuturnya. (VIVAnews, 11/01/2011).
Sedangkan mengenai tuntutan pusat data harus ada di Indonesia dengan alasan supaya memudahkan aparat berwenang menyadap informasi dalam rangka penegakan hukum, dan untuk menghemat bandwidth internet internasional, didebat oleh antara lain pengamat teknologi informasi Onno W. Purbo, seperti yang dikutip Kompas.com yang melangsirnya dari Wiki Open Source Telkom Speedy:
“Mau server RIM di Indonesia yang diakses tetap aja Yahoo.com, Gmail.com, ya tetap aja traffic-nya ke Internasional. Kalau mau murah yang dipindah bukan server RIM. Yang dipindah ya server Yahoo.com, Gmail.com, Youtube.com, Facebook.com, Rapidshare.com, dll. Nah itu baru bisa bikin Internet murah. Kalau RIM aja yang dipindah sih gak ngefek banyak lah,” kata Onno.
Soal lokasi data center di Indonesia bisa mempermudah aparat berwenang melakukan penyadapan dan mencari informasi demi penegakan hukum, menurut Onno pun tidak berkorelasi langsung. Kecuali, pemerintah sudah punya kebijakan yang bisa memaksa RIM memberikan akses penuh ke data-data komunikasi yang diinginkan.
“Hehehe… Ini juga agak naif sebenernya. Bagi kita yang ada di dunia komputer/internet, lokasi server gak penting. Yang penting kita dikasih username & password buat akses ke server. Jadi kalau server ada di Indonesia tapi kita tidak dikasih username & password buat akses ya sama juga bohong. Tapi, walaupun server ada di Kanada tapi kita dikasih username & password buat akses ya bisa diakses,” jelas Onno.
Jadi, menurutnya aneh jika pemerintah memaksa RIM memindahkan server ke Indonesia cuma gara-gara mau melakukan sniffing atau penyadapan. Kalau tujuannya kelak meminta akses penuh kepada RIM untuk mengakses data-data pengguna yang selama ini terlindungi enkripsi, pemerintah pun tidak boleh tebang pilih. Penyedia layanan komunikasi lain juga harus diminta seperti Facebook, Yahoo, Gmail, dan lainnya. Tapi mungkinkah?
Kalau memang begini cerita sebenarnya, rasanya tidak berlebihan bahwa ultimatum tuntutan Menkominfo Tifatul Sembiring ini menjadi bumerang baginya. Membuat orang ragu akan kapasitasnya sebagai seorang Menkominfo, dan kemurnian sikap tegasnya terhadap RIM.
Ataukah ada keinginan untuk membuatrekor bagi Indonesia, sebagai satu-satu negara di dunia ini yang memblokir teknologi RIM dengan BlackBerry-nya?
Menurut Anda?