Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Maret 2012

Sharajat Al Hayat, Fenomena Pohon Kehidupan di Gurun Pasir Bahrain

Jangan kira pohon rindang tak bisa tumbuh di gurun pasir. Pengecualian selalu ada. Inilah pohon yang bisa hidup sendirian tengah gurun pasir tandus dan panas, berkilometer-kilometer jauhnya dari sumber air (yang diketahui) serta vegetasi lainnya. Pohon itu dinamai Sharajat Al Hayat, Pohon Kehidupan, yang adanya di Bahrain dan merupakan salah satu fenomena alam paling luar biasa.



Pohon Kehidupan tersebut terletak 2 kilometer dari Jabal ad Dukhan, bukit pasir tertinggi (15 meteran). Misteri tentang bagaimana bisa pohon ajaib itu hidup dalam kondisi seperti itu telah membuatnya menjadi legenda di Bahrain, selain membuat penasaran banyak orang dari seluruh dunia untuk melihat secara langsung. Keajaiban alam ini konon sudah berusia 400 tahun dan membuat bingung para ilmuwan sampai sekarang. Meski mereka telah mengembangkan beberapa teori, tetap belum ada konklusi final alias masih teka-teki. Ada yang bilang akar-akarnya menyebar sangat mendalam dan dengan jangkauan luas hingga mencapai sumber air yang tak diketahui keberadaannya, tetapi belum ada yang bisa membuktikan.



Bahkan, warga setempat pun memiliki penjelasan berbeda-beda soal rahasia di balik keberadaannya. Namun, sebagian besar berdasarkan kepercayaan yang mereka anut. Ada yang percaya bahwa di situlah lokasi sebenarnya dari Taman Firdaus, Tamah Eden, sedangkan suku Badui di sana yakin pohon itu telah diberkati Enki, Dewa Air. Apapun penjelasannya, Sharajat Al Hayat terus tumbuh berkembang selama empat abad.

Kamis, 08 Desember 2011

Misteri Piramida Raksasa Dibawah Segitiga Bermuda!!!

Belum lama ini, beberapa ilmuwan Amerika, Perancis dan negara lainnya pada saat melakukan survey di area dasar laut Segitiga Bermuda, Samudera Atlantik, menemukan sebuah piramida berdiri tegak di dasar laut yang tak pernah diketahui orang, berada dibawah ombak yang menggelora! Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter, tingginya 200 meter, dan jarak ujung piramida ini dari permukaan laut sekitar 100 meter.

Jika bicara tentang ukuran, piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat. Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar, air laut dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini, dan oleh karena itu menggulung ombak yang mengamuk dengan membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan disekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan halimun pada permukaan laut. Penemuan terbaru ini membuat para ilmuwan takjub.

Bagaimanakah orang dulu membangun piramida dan hidup didasar laut dengan lautnya yang gemuruh menggelora? Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat diatas daratan, lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan tenggelam ke dasar laut seiring dengan perubahan di darat. Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda mungkin pernah sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis, dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka.




Ada juga yang curiga bahwa Piramida mungkin sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, dia (Piramida) bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui.dan struktur pada bagian dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro, yang memiliki efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.

Benarkah demikian? Master Li Hongzhi dalam buku Zhuan Falun mempunyai penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut ;

“Di atas bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania, Afrika dan benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut ‘lempeng kontinental’. Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai seakrang, sudah ada sejarah puluhan juta tahun. Dapat dikatakan pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas, ada juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut, sejak kondisi ini stabil sampai keadaan sekarang , sudah bersejarah puluhan juta tahun.

Namun dibanyak dasar laut, telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah, dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern, jadi pasti bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini, misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan.

Jumat, 02 Desember 2011

Aneh, Mayat Bayi Ini Masih Bisa Tumbuh Rambut

Di Thailand, seorang peladang bermimpi , anak kecilnya yang meninggal 3 hari yang lalu, merayu kepadanya hendak dipindahkan di tempat yang lain kerana "penghuni-penghuni" tanah perkuburan sana sering mengacaunya. Bila peladang itu terbangun pada esok hari itu, dia menggali pusara anaknya dan terkejut melihat jasad anaknya lebat dengan rambut, tangannya yang berkuku dan bergigi.

Hingga sekarang, peladang dan isterinya akan kerap mencukur rambut anaknya yang bertumbuh dan memotong kuku-kukunya. Kini, rumah mereka menjadi perhentian orang ramai untuk mendapat "berkat" daripada roh bayi yang aneh ini.



Selasa, 31 Agustus 2010

Laut Biru Bahama Yang Menakjubkan di Dunia

ubang biru adalah biasanya berbentuk lingkaran, berdinding curam, dan dinamai dari warna birunya yang lebih tua dari perairan sekitarnya karena lebih dangkal. Sirkulasi air lubang biru yang kurang sehingga miskin oksigen, dan umumnya anoksik ada di kedalaman tertentu sehingga tidak dapat mendukung kehidupan, kecuali sejumlah besar bakteri.
Lubang biru terdalam di dunia sedalam 202 meter (663 kaki) yaitu Dean's Blue Hole, yang terletak di bay west di Clarence Town di Long Island, Bahama.

Lubang biru di Bahama merupakan harta ilmiah dan bahkan mungkin menjelaskan kehidupan dibawah perut Bumi. Temuan-temuan yang diperoleh dari explorasi dibawah bumi ini untuk pemahaman manusia atas karya cipta Yang Maha Kuasa












Bakteri mewarnai air pada kedalaman 9 sampai 11 meter di Sawmill Sink di Abaco. Di bawah lapisan tanpa warna tersebut terdapat gas beracun hidrogen sulfida. Para penyelam bergerak menembusnya secepat mungkin.



Di Sawmill Sink, pemimpin ekspedisi yang merupakan antropolog Kenny Broad menyelam menembus lapisan bakteri dalam penyelaman eksploratif.




pusaran air tersebut menyedot miliaran liter air setiap kali arus datang





penyelam ahli memiliki pasokan besar peralatan eksentrik untuk mengumpulkan sampel. Alat Turkey baster-nya (biasa untuk mengoleskan kaldu ke daging kalkun) mengumpulkan debu-debu merah yang tertiup dari Sahara pada zaman purba, dan tas kuning besarnya membawa stalagmit ke permukaan untuk dipelajari sebagai bukti dari perubahan iklim mendadak di masa lalu.








Mengikuti tali pemandu yang menjadi tempatnya menggantungkan hidup, seorang penyelam berenang dengan hati-hati melalui hutan stalagmit di Dan’s Cave di Pulau Abaco. Terkena sentuhan sirip renang satu kali saja, formasi mineral berusia sepuluh ribu tahun tersebut akan pecah berantakan.


source

Senin, 30 Agustus 2010

7 Hutan dibawah Air

1. Lake Kaindy, Kazakhstan

Danau ini terletak di kedalaman hutan dengan ketinggian 2000m di atas permukaan laut. Terbentuk dari longsoran batu kapur dan pengendapan tanah. Danau ini membentuk bendungan alami dan sebuah ngarai yang indah.
Danau ini memiliki panjang panjang 400m dengan kedalaman 30m. Pemandangan yang sangat indah dihadirkan disini. Sisa-sisa pohon yang tidak terendam, menjulang bagaikan paku-paku kreasi dari alam. Sedangkan bagian yang terendam air, nampak menyimpan misteri seperti hutan yang berumur ratusan tahun.

2. Danau Bezid, Romania

Terletak di wilayah Transylvania Rumania, keunikannya adalah tidak hanya pemandangan indah namun juga sisi mistis yang dihadirkan di sini. Terbentuk setelah seluruh desa Bezid kebanjiran, meninggalkan rumah-rumah di dasar danau dan hanya gereja lokal menara dan pohon-pohon masih terlihat menjulang di atas danau.

Dahan-dahan dan ranting pohon yang tua terlihat menjulang ke atas permukaan air seperti tangan-tangan yang membawa pesan mistis. Waduk ini juga menyembunyikan sesuatu di bawah airnya, yaitu puing-puing desa yang tenggelam sehingga semakin menambah suasana indah dan juga misteri yang dihadirkan disana.

3. Danau Periyar, India

Danau Periyar sebenarnya waduk buatan, untuk sebuah daerah banjir yang diciptakan pada tahun 1895 oleh pembangunan Bendungan Mullaperiyar. Tunggul pohon itu adalah sisa-sisa hutan yang dulu.

Di sekitar danau kontur bukit-bukit yang berhutan menyediakan sumber air permanen untuk satwa liar lokal, dan ini dikatakan sebagai salah satu dari sedikit tempat di mana bendungan telah baik untuk di jadikan ekosistem.

4. Waduk Udawalawe, Sri Lanka

Waduk ini menyajikan pemandangan sisa-sisa ribuan pohon hutan yang mati akibat terendam air yang mengisi bendungan buatan ini. Banyak sekali binatang-binatang yang kehilangan habitatnya disini, Namun belakangan, waduk ini mulai kembali didatangi oleh berbagai kelompok dan jenis-jenis hewan yang ada di sekitar lingkungan waduk ini.

Sering terlihat sekumpulan gajah-gajah yang sengaja mampir kesini, selain untuk minum ada juga yang bermain-main dengan mandi di sini. Tak ketinggalan pula mulai banyak jenis-jenis ikan baru yang kedapatan meghuni waduk ini.

5. Danau Volta, Ghana

Danau dibentuk oleh hidroelektrik Akosomba Dam, yang menyediakan pasokan listrik untuk banyak negara. Selesai dibangun pada tahun 1965, proyek ini memaksa sekitar 78.000 orang untuk melakukan relokasi permukiman baru, bersama dengan 200.000 hewan peliharaan mereka, sementara sekitar 120 bangunan dan tempat tinggal yang tak terhitung jumlahnya juga dihancurkan.

Danau Volta merupakan potensi sumber daya yang menjanjikan, pemerintah Ghana berusaha untuk memanen 14 juta meter kubik kayu yang terendam, meskipun tidak tanpa kontroversi. Kayu keras tropis yang mungkin berharga, diawetkan oleh minimnya oksigen di dalam air. Tetapi beberapa mengatakan penebangan di dalam air bisa menjadi ancaman bagi nelayan dan mengganggu keseimbangan ekologi danau.


6. Danau Caddo,Texas

Danau Misterius ini tampak seperti Rawa-rawa dalam film horror. danau ini tidak sepenuhnya tenggelam sehingga tumbuhan di sini tidak begitu mati dan tidak begitu hidup. Namun di balik keseraman tersebut terdapat Keindahan yang luar biasa.

Asli tumbuhan runjung tenggara Amerika Serikat, pohon-pohon Cypress berkembang dalam habitat lembab, dan beberapa individu dapat hidup selama lebih dari 1.000 tahun.

Baldcypresses, yang berkembang dalam habitat berawa, memiliki pertumbuhan yang khas yang disebut cemara lutut, woody proyeksi di atas air yang merupakan bagian dari sistem akar dan memberikan dukungan struktural dan stabilisasi - di situs rawan banjir seperti ini.

7. Kampong Pluk, Kamboja

Di Kamboja dapat ditemukan hutan lain yang mengambang, terdiri dari pohon-pohon yang tumbuh keluar dari sebuah danau, akar kust mereka yang tersembunyi di bawah air.

Pohon yang tumbuh di Kampung Pluk adalah bakau dan habitat hutan lainnya. Mereka adalah rumah bagi berbagai satwa liar, termasuk monyet pemakan kepiting, serta manusia yang panen udang dan tinggal di rumah pohon / rumah apung.


source

Selasa, 24 Agustus 2010

Sungai Bawah Tanah yang mempesona

Satu lagi Keajaiban Alam yang menakjubkan ....'Sungai dibawah Tanah.'

Puerto Princesa Subterranean River National Park merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO terletak sekitar 50 kilometer utara kota Puerto Princesa di Propinsi Palawan, Filipina. Berisi Subterranean Sungai terkenal, dianggap sebagai sungai terpanjang dinavigasi sistem bawah tanah di dunia.Taman Nasional adalah bagian dari Santo Paulus pegunungan terletak di pantai utara pulau itu.


langsung aja kita plototin gambarnya yuk!
Rata Kiri



Taman ini memiliki pemandangan batu kapur Karst gunung, dengan sungai bawah tanah yang dapat di layari sepanjang 8,2 kilometer .Gua berisi formasi stalaktit dan stalagmit, serta beberapa ruang besar. Sebuah fitur yang membedakan dari sungai ini adalah angin di dalam gua berhembus sendiri ke Laut Cina Selatan.











Taman Nasional juga merupakan habitat penting bagi konservasi keanekaragaman hayati, sebagai situs yang memiliki ekosistem gunung-ke-laut.Ini adalah rumah bagi sebagian besar burung-range yang hampir punah dan terbatas di Palawan, seperti ayam pegar-merak Palawan dan kakatua Filipina. Sehubungan dengan ini, taman telah ditetapkan sebagai Kawasan Penting Burung (IBA), dan diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia pada tanggal 4 Desember 1999. - source artikel